BATU RAFTING PROCEDURE

RAFTING DI MALANG

Rafting atau biasa disebut dengan arung jeram adalah suatu bentuk aktifitas pengarungan bagian alur sungai yang memiliki jeram,dan memiliki suatu kondisi tertentu. Pengertian kondisi dalam pengarungan sungai yang memiliki jeram adalah alat yang terdiri dari perahu karet, kayak, kano dan dayung

Rafting juga sebagai sebuah bentuk olah raga kelompok, yang mengacu pada kekompakan tim secara keseluruhan anggota.Kerja sama yang terpadu dan pengertian yang mendalam antar anggota bagian dalam perahu, dapat dikatakan sebagai faktor utama yang menunjang keberhasilan dalam melewati berbagai hambatan jeram di sungai. Tak dapat dibantah bahwa Arung Jeram merupakan olah raga yang penuh dengan resiko (high risk sport)karena berhubungan dengan alam yang tidak dapat di prediksi.

Jadi demikian dapat kita simpulkan bahwa Rafting (White Water Rafting) adalah suatu bentuk olah raga dalam mengarungi sungai yang memiliki spesifikasi khusus,dan dilalui dengan menggunakan perahu karet, kayak, kano dan dayung dengan sebuah tujuan tertentu seperti olahraga, rekreasi atau ekspedisi.

Namun meskipun demikian, setiap orang mampu melakukannya – asalkan punya persiapan dalam kondisi “baik”; baik dalam arti pemahaman secara teknis maupun baik secara jasmani rohani.

PERALATAN DAN PERLENGKAPAN

Dalam sebuah kegiatan Rafting terdapat beberapa Peralatan dan perlengkapan yang dibedakan menurut situasi kondisi dan kebutuhan kelompok/regu dan lamanya durasi serta tingkat kesulitan dalam mengarungi sungai, diantaranya sebagai berikut:

PERALATAN REGU

  • PERAHU KARET

dibuat dari bahan karet sintetis sedemikian rupa sehingga kuat tetapi tetap elastis. Hal ini dimaksudkan untuk menahan dari goresan dan benturan batu-batu sungai.

Bagian-bagian yang terdapat pada perahu:
1. Bow and Stern
2. Chamber atau biasa disebut tube
3. Floor
4. Thwart
5. Boat line (tali kapal)
6. D-Ring
7. Handling Grip
8. Bilge Hole/self bailing
9. Valve

  • DAYUNG

Setiap dayung terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1) Pegangan, berbentuk huruf “T”, biasa disebut “T grip”.
2) Gagang, terbuat dari bahan alumunium.
3) Blade/bilah, terbuat dari bahan fiber dilapisi serat karbon yang ringan dan kuat. Namun ada pula yang terbuat dari bahan campuran plastik.

  • POMPA DAN PERALATAN REPARASI

Pompa yang digunakan untuk mengisi tabung- tabung udara perahu harus selalu dibawa pada saat mengarungi sungai

  • TALI

Digunakan sebagai tumpuan kaki, pengaman awak perahu dan tali jangkar.

  • PETA SUNGAI

Bermanfaat sebagai petunjuk memperkirakan situasi medan dan kondisi sungai

  • EMBER PLASTIK ATAU GAYUNG
  • PERLENGKAPAN PPPK

Handy talky untuk komunikasi dengan tim darat.

Container kedap air

Bahan makanan

Perlengkapan kemah

Peralatan masak, makan, minum

PERLENGKAPAN PRIBADI.

  • PELAMPUNG

Terbuat dari bahan polyfoam yang dibungkus dengan bahan kedap air yang berwarna terang. US Coastal Guard menganjurkan memakai PFD type III pada setiap kegiatan arung jeram

  • SEPATU

Pilihlah sepatu sesuai dengan ukuran kaki dan kenyamanan anda. Pastikan tidak ada ruang terlalu longgar pada sepatu tersebut, serta semua grip dan strap masih dalam kondisi yang baik.

  • HELM (PELINDUNG KEPALA)

Pilihlah helm sesuai dengan ukuran kepala. Pastikan tidak ada keretakan pada helm tersebut, serta semua tali dan strap masih dalam kondisi yang baik.

  • SURVIVAL KIT

Perlengkapan survival KIT seperti PPPK

harus selalu melekat di badan, tetapi usahakan jangan sampai mengganggu gerakan kita. Biasanya terdiri dari pisau lipat, korek api tahan air, dll

posted by: www.raftingdimalang.com